Skip to main content

Memilih dan Tujuan

 Jika ada dua pilihan, mana yang harus kita pilih?
Tegaslah dalam pilihan Anda. Tapi jangan terlalu takut karena ketakutan akan menghentikan langkah kita. Jangan terlalu berani karena keberanian membuat kita sombong.

Bagaimana kita tahu yang kita pilih baik?
Kita tidak tahu. Memilih itu tentang ketegasan. Pilihlah, jika salah, minta maaf. Ingat, kesalahan kita akan menuntut kita ke arah yang lebih baik.

---

Pilihlah yang mendekatkan kepada tujuan kita. Pilihlah yang akan membesarkan kita.

Jika kita tidak tahu tujuan kita apa, bekerja keraslah seolah-olah punya tujuan yang besar.

Tulisan ini terinsipirasi dari berbagai variasi dari ceramah Mario Teguh

Comments

Popular posts from this blog

Berbuat Baiklah

Takut dan khawatir itu wajar. Akan tetapi, kalau yang kita lakukan memang baik, otomatis ketakutan dan kekhawatiran itu akan membimbing kita ke jalan yang benar. Ke jalan yang baik yang memang menjadi tujuan kita. Pernah kita takut karena memilih jalan yang benar? Takut karena akan dibilang sok suci? Jangan takut. Mereka yang mengatakan sok suci, mengetahui bahwa jalan yang kita ambil benar. Bahkan, sebagian juga akan mengatakan "kita terlalu suci". Mereka mengetahui bahwa kita mengambil jalan yang benar. Mengapa? Karena mereka mengatakan "kamu terlalu suci" atau "kamu sok suci". Sekaligus, kita menjadi mengetahui mana jalan yang salah. Jika kita tidak mendapatkan feedback, kita tidak tahu apakah jalan kita salah atau benar. Bersyukurlah dan bergemberilah atas feedback yang diterima. Tulisan ini terinspirasi ketika saya sedang galau.

Kekhawatiran

Terkadang kita akan khawatir, ragu, atau galau. Rayakanlah perasaan tersebut. Karena, khawatir adalah bukti kepedulian kita terhadap tindakan kita. Kalau kita tidak khawatir, boleh jadi kita akan sombong. Bahwa benar rasa percaya diri membuat kita yakin terhadap tindakan kita. Akan tetapi, rasa percaya diri yang berlebihan bisa membuat kita sombong. Kesombongan adalah mengabaikan yang penting. Jadilah percaya diri tanpa mengabaikan yang penting. Tapi, janganlah terlalu khawatir. Khawatir yang berlebihan akan melemahkan tindakan kita dalam dampak yang akan dihasilkan.