Takut dan khawatir itu wajar. Akan tetapi, kalau yang kita lakukan memang baik, otomatis ketakutan dan kekhawatiran itu akan membimbing kita ke jalan yang benar. Ke jalan yang baik yang memang menjadi tujuan kita. Pernah kita takut karena memilih jalan yang benar? Takut karena akan dibilang sok suci? Jangan takut. Mereka yang mengatakan sok suci, mengetahui bahwa jalan yang kita ambil benar. Bahkan, sebagian juga akan mengatakan "kita terlalu suci". Mereka mengetahui bahwa kita mengambil jalan yang benar. Mengapa? Karena mereka mengatakan "kamu terlalu suci" atau "kamu sok suci". Sekaligus, kita menjadi mengetahui mana jalan yang salah. Jika kita tidak mendapatkan feedback, kita tidak tahu apakah jalan kita salah atau benar. Bersyukurlah dan bergemberilah atas feedback yang diterima. Tulisan ini terinspirasi ketika saya sedang galau.
Jika ada dua pilihan, mana yang harus kita pilih? Tegaslah dalam pilihan Anda. Tapi jangan terlalu takut karena ketakutan akan menghentikan langkah kita. Jangan terlalu berani karena keberanian membuat kita sombong. Bagaimana kita tahu yang kita pilih baik? Kita tidak tahu. Memilih itu tentang ketegasan. Pilihlah, jika salah, minta maaf. Ingat, kesalahan kita akan menuntut kita ke arah yang lebih baik. --- Pilihlah yang mendekatkan kepada tujuan kita. Pilihlah yang akan membesarkan kita. Jika kita tidak tahu tujuan kita apa, bekerja keraslah seolah-olah punya tujuan yang besar. Tulisan ini terinsipirasi dari berbagai variasi dari ceramah Mario Teguh